Jasad Guru Ngaji Masih Utuh Meski Sudah Dikubur 12 Tahun

Sebuah makam di Tangerang, Banten, dibongkar untuk dipindahkan. Lahan makam tersebut akan dilewati tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.

Ada kejadian tak lazim saat proses pembongkaran makam diketahui berisi jenazah Hj Hariroh binti Arsyad. Jenazah Hj Hariroh yang sudah dimakamkan 12 tahun lamanya ini ditemukan dalam keadaan utuh dengan kain kafan tidak lapuk maupun rusak.


Dikutip dari Pojoksatu, almarhumah dulunya merupakan warga Kampung Ceper, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Semasa hidup, Hj Hariroh dikenal warga sebagai guru ngaji dan taat beribadah.

Proses pembongkaran makam sempat diabadikan dalam video lalu diunggah dan tersebar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan beberapa warga mengkafani kembali jenazah Hj Hariroh.

Jalan tol JORR 2 ditargetkan beroperasi tahun depan. Hingga saat ini, proses pembangunan masih berjalan.

Salah satunya ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 Kilometer. Proses pembangunannya sudah mencapai 66 persen pada September 2018.

Nantinya, ruas ini terhubung dengan ruas Tangerang-Merak dan Jakarta-Serpong. Dua ruas tol ini sudah beroperasi.

sumber

Bukannya Senang Saat Jatuh Cinta Pada Wanita. Pemuda Itu Malah Berdoa Agar Matanya Buta

Pada suatu hari, ada seorang pemuda shaleh bertemu dengan seorang wanita yang amat cantik. Maka jatuhlah pandangannya pada wanita itu, tapi wanita itu merasa rishi dilihatnya.

Lalu si pemuda berdoa kepada Allah, “wahai Tuhanku! Sesungguhnya engkau menjadikan penglihatanku sebagai nikmat yang engkau berikan, dan aku kuatir jika mataku ini menjadi siksaan bagiku. Karenanya, ambillah penglihatanku.”


Selesai berdoa, seketika itu juga matanya menjadi buta. Sehingga apabila ia pergi ke masjid, ia dituntun oleh adiknya yang masih kecil.

Ketika mereka berdua sudah sampai di masjid, adiknya bermain dengan teman sebayanya dan meninggalkanya sendirian.

Apabila pemuda tadi memerlukan sesuatu, ia pun memanggil adiknya, maka dengan terpaksa adiknya pun mandatanginya, dan setelah itu pun melanjutkan bermain.

Pada suatu hari, ketika ia sedang berada di dalam masjid, ia merasa takut. Lalu ia memanggil adiknya, tetapi adiknya tidak menyahut panggilannya. L

alu ia menengadahkan pandangannya ke atas dan berdoa, “Wahai, Tuhanku! Dahulu engkau memberiku penglihatan yang aku gunakan sebagai anugerah darimu, lalu aku memintamu untuk menghilangkannya karena takut akan menjadi fitnah dan siksa bagiku. Sekarang aku membutuhkanya, maka aku mohon, wahai tuhanku, kembalikanlah penglihatanku!”

Maka Allah mengambalikan penglihatanya, dan seketika itu pula, ia bisa melihat. Lalu ia pulang ke rumahnya dengan penglihatan yang telah pulih kembali. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.

sumber

Masya Allah! Hanya Lakukan Hal Sepele Ini, Pemuda Itu Mampu Haji Sampai 32 Kali

Saya kenal seorang pria asal mesir yang melakukan ibadah haji 32 tahun yang lalu (ketika masa mudanya). Waktu itu, ia naik kendaraan dengan Sembilan penumpang.

Di kursi tengah ada sepasang suami dan istri. Di belakang mereka ada seorang wanita tua, karena tempat duduk belakang cukup sesak, nenek itu pun merasa tidak nyaman, ditambah lagi tubuhnya sudah renta.


Kemudian pria tersebut mencoba meyakinkan si suami untuk bertukar tempat duduk ke belakang dengan sang nenek tadi. Tapi, dia menolak.

Namun, pria Mesir tersebut terus meyakinkan dia sampai akhirnya si suami tersebut mau. Si suami akhirnya pindah ke kursi belakang dan sang nenek maju ke kursi depan.

Nenek itu pun bisa merasa nyaman dan mampu menyelonjorkan kakinya, dia berkata kepada pria Mesir tersebut:

“Semoga Allah menghajikan engkau setiap tahun.”

Kini, pria tersebut terus melakukan haji sampai sekarang. Saya sudah mengenalnya selama 32 tahun. Dia pun sudah berhaji 32 kali sejak didoakan kala itu.

Dia bercerita terkadang setiap berganti tahun dan musim haji telah dekat, ia tidak memiliki uang bahkan tidak ada niat pergi haji. Namun tanpa diduga, dia diberi amanah memimpin jamaah untuk melakukan haji; berkat doa nenek itu.

Ali berkata, Allah telah menyembunyikan dua hal dalam dua hal. Dia menyembunyikan ridhanya dalam perbuatan baik, sehingga kita tidak tahu mana perbuatan baik yang membuat Allah ridha; dan dia menyembunyikan wali nya di antara hamba-hambanya, sehingga seseorang tidak tahu mana hamba Allah yang juga walinya

Intinya, lakukanlah perbuatan baik dengan ketulusan untuk mengharap ridha Allah. Bisa jadi Anda melakukan perbuatan baik untuk seseorang yang tidak dikenal (padahal ia adalah orang baik) dan Allah mengabulkan doanya.

sumber

Saat Sakaratul Maut, Pria Itu Ucapkan 3 Kalimat yang Ternyata Allah Tunjukkan Ini Padanya

Dikisahkan bahwa saat sakaratul maut, Sya’ban Radiyallahu ‘anhu meneriakkan 3 kalimat yang tidak dimengerti maknanya oleh keluarganya. 3 kalimat tersebut berupa rasa penyesalan Sya’ban terhadap apa yang telah diperbuatnya selama hidup.


Penyesalan yang pertama membuatnya berteriak, “Aduuuh kenapa tidak lebih jauh…


Yakni penyesalan karena jarak rumahnya ke masjid hanya beberapa kilometer saja, sedangkan saat sakaratul maut tersebut ia diperlihatkan oleh Allah ganjaran pahala yang diperolehnya langkah demi langkah menuju masjid, maka ia pun menyesali mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi, agar pahala yang diperolehnya lebih banyak lagi.

Penyesalannya yang kedua membuatnya berseru,” Aduuuh kenapa tidak yang baru…”


Karena menjelang kedatangan ajalnya itu pula, Allah memperlihatkan amalannya yang lain, yakni di waktu angin dingin berhembus. Sya’ban memakai pakaian double, yang ia pakai di dalam adalah satu baju baru, sedangkan sebagai luaran adalah baju lama.

Niat Sya’ban setelah sampai masjid, baju luarannya akan dilepas sehingga ia shalat dengan memakai baju baru. Akan tetapi di tengah perjalanannya ke masjid, ia bertemu seseorang yang tampak sekarat karena kedinginan.

Maka Sya’ban pun membantu memapah orang tersebut dan memakaikan baju luarannya yang sudah usang pada orang itu, sehingga orang yang hampir sekarat itu bisa tertolong.

Rupanya amalan tersebut Allah ganjar surga yang ditampakkanNya pada Sya’ban ketika sakaratul maut. Maka ia amat menyesali mengapa saat itu hanya memberikan pakaian lama, bukan yang baru.

Melihat betapa besarnya ganjaran kenikmatan yang ia peroleh hanya karena memberi pakaian usang, ia berpikir apalagi kalau ia memberi pakaian yang baru.

Dan terakhir adalah penyesalan Sya’ban mengenai sedekahnya kepada seorang pengemis, penyesalan ini membuatnya berseru saat sakaratul maut.

“Aduuuh kenapa tidak semua…”

Karena saat itu ia ingin memakan sebuah roti, tiba-tiba ada seorang pengemis meminta makanan padanya akibat sudah beberapa waktu pengemis tersebut tidak mengisi perutnya sama sekali.


Maka Sya’ban membagi 2 rotinya sama besarnya, untuk disantap olehnya dan oleh pengemis tersebut.

Begitu melihat ganjaran yang diperolehnya atas sedekahnya itu, ia pun menyesal, mengapa tidak memberikan semua roti tersebut pada sang pengemis. Itulah makna teriakkannya saat sakaratul maut tersebut.

Sahabat, bahkan setelah mengetahui ganjaran luar biasa yang didapatnya, seseorang masih bisa menyesali sedekah yang dikeluarkannya, menyesal mengapa ketika hidup hanya mengeluarkan sedekah sedikit saja. Apalagi seseorang yang meninggal tanpa pernah bersedekah.

sumber

Planet di Luar Galaksi Bima Sakti Terdeteksi

 JAKARTA - Khususnya pada awal tahun ini, astronom mendeteksi planet di luar galaksi Bima Sakti yang memiliki massa sekecil Bulan hingga sebesar Jupiter.


Dilansir Sciencealert, menemukan planet asing di luar galaksi Bima Sakti tentu tidak mudah, bahkan di galaksi Bima Sakti sendiri. Akan tetapi, peneliti University of Oklahoma memiliki cara yang disebut dengan 'gravitational microlensing'.

Teknik ini, yang pertama kali diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein, telah digunakan untuk menemukan exoplanet di dalam Bima Sakti, dan itu satu-satunya cara yang diketahui untuk menemukan planet terkecil dan terjauh, ribuan tahun cahaya dari Bumi.

Sebuah planet mengorbit bintang, medan gravitasi sistem dapat membelokkan cahaya bintang yang jauh di belakangnya. Peneliti mengetahui hal ini bila hanya terdapat dua bintang.

Sejauh ini, 53 exoplanet di dalam Bima Sakti telah terdeteksi menggunakan metode ini. Untuk menemukan planet yang lebih jauh, diperlukan sesuatu yang sedikit lebih kuat daripada satu bintang.

Astronom di Universitas Oklahoma Xinyu Dai dan Eduardo Guerras mempelajari quasar 6 miliar tahun cahaya yang disebut RX J1131-1231, salah satu quasar bercahaya gravitasi terbaik di langit.


Medan gravitasi galaksi yang berjarak 3,8 miliar tahun cahaya antara galaksi Bima Sakti dan quasar membelokkan cahaya sedemikian rupa, sehingga menciptakan empat gambar quasar, yang merupakan lubang hitam supermasif aktif yang sangat cerah dalam sinar-X.

Dengan menggunakan data dari observatorium Chandra X-ray milik NASA, para peneliti menemukan bahwa ada pergeseran energi garis yang aneh pada cahaya quasar yang hanya bisa dijelaskan oleh planet-planet di galaksi yang melapisi quasar.

Ternyata ditemukan sekira 2.000 planet tak terikat dengan massa berkisar antara Bulan dan Jupiter, di antara bintang-bintang galaksi.

"Kami sangat gembira dengan penemuan ini. Ini adalah pertama kalinya ada yang menemukan planet di luar galaksi kita," kata Dai.

Peneliti belum melihat planet-planet secara langsung. Namun, mereka bisa mendeteksi yang merupakan bukti luar biasa akan kekuatan microlensing.

Tentu saja, akal sehat akan menentukan bahwa planet ada di luar sana, tetapi dengan bukti ini menunjukkan hal yang baik.

sumber