Sebuah makam di Tangerang, Banten, dibongkar untuk dipindahkan. Lahan makam tersebut akan dilewati tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.
Ada kejadian tak lazim saat proses pembongkaran makam diketahui berisi jenazah Hj Hariroh binti Arsyad. Jenazah Hj Hariroh yang sudah dimakamkan 12 tahun lamanya ini ditemukan dalam keadaan utuh dengan kain kafan tidak lapuk maupun rusak.
Dikutip dari Pojoksatu, almarhumah dulunya merupakan warga Kampung Ceper, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Semasa hidup, Hj Hariroh dikenal warga sebagai guru ngaji dan taat beribadah.
Proses pembongkaran makam sempat diabadikan dalam video lalu diunggah dan tersebar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan beberapa warga mengkafani kembali jenazah Hj Hariroh.
Jalan tol JORR 2 ditargetkan beroperasi tahun depan. Hingga saat ini, proses pembangunan masih berjalan.
Salah satunya ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 Kilometer. Proses pembangunannya sudah mencapai 66 persen pada September 2018.
Nantinya, ruas ini terhubung dengan ruas Tangerang-Merak dan Jakarta-Serpong. Dua ruas tol ini sudah beroperasi.
sumber
Viralin Donk
Bukannya Senang Saat Jatuh Cinta Pada Wanita. Pemuda Itu Malah Berdoa Agar Matanya Buta
Pada suatu hari, ada seorang pemuda shaleh bertemu dengan seorang wanita yang amat cantik. Maka jatuhlah pandangannya pada wanita itu, tapi wanita itu merasa rishi dilihatnya.
Lalu si pemuda berdoa kepada Allah, “wahai Tuhanku! Sesungguhnya engkau menjadikan penglihatanku sebagai nikmat yang engkau berikan, dan aku kuatir jika mataku ini menjadi siksaan bagiku. Karenanya, ambillah penglihatanku.”
Selesai berdoa, seketika itu juga matanya menjadi buta. Sehingga apabila ia pergi ke masjid, ia dituntun oleh adiknya yang masih kecil.
Ketika mereka berdua sudah sampai di masjid, adiknya bermain dengan teman sebayanya dan meninggalkanya sendirian.
Apabila pemuda tadi memerlukan sesuatu, ia pun memanggil adiknya, maka dengan terpaksa adiknya pun mandatanginya, dan setelah itu pun melanjutkan bermain.
Pada suatu hari, ketika ia sedang berada di dalam masjid, ia merasa takut. Lalu ia memanggil adiknya, tetapi adiknya tidak menyahut panggilannya. L
alu ia menengadahkan pandangannya ke atas dan berdoa, “Wahai, Tuhanku! Dahulu engkau memberiku penglihatan yang aku gunakan sebagai anugerah darimu, lalu aku memintamu untuk menghilangkannya karena takut akan menjadi fitnah dan siksa bagiku. Sekarang aku membutuhkanya, maka aku mohon, wahai tuhanku, kembalikanlah penglihatanku!”
Maka Allah mengambalikan penglihatanya, dan seketika itu pula, ia bisa melihat. Lalu ia pulang ke rumahnya dengan penglihatan yang telah pulih kembali. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.
sumber
Lalu si pemuda berdoa kepada Allah, “wahai Tuhanku! Sesungguhnya engkau menjadikan penglihatanku sebagai nikmat yang engkau berikan, dan aku kuatir jika mataku ini menjadi siksaan bagiku. Karenanya, ambillah penglihatanku.”
Selesai berdoa, seketika itu juga matanya menjadi buta. Sehingga apabila ia pergi ke masjid, ia dituntun oleh adiknya yang masih kecil.
Ketika mereka berdua sudah sampai di masjid, adiknya bermain dengan teman sebayanya dan meninggalkanya sendirian.
Apabila pemuda tadi memerlukan sesuatu, ia pun memanggil adiknya, maka dengan terpaksa adiknya pun mandatanginya, dan setelah itu pun melanjutkan bermain.
Pada suatu hari, ketika ia sedang berada di dalam masjid, ia merasa takut. Lalu ia memanggil adiknya, tetapi adiknya tidak menyahut panggilannya. L
alu ia menengadahkan pandangannya ke atas dan berdoa, “Wahai, Tuhanku! Dahulu engkau memberiku penglihatan yang aku gunakan sebagai anugerah darimu, lalu aku memintamu untuk menghilangkannya karena takut akan menjadi fitnah dan siksa bagiku. Sekarang aku membutuhkanya, maka aku mohon, wahai tuhanku, kembalikanlah penglihatanku!”
Maka Allah mengambalikan penglihatanya, dan seketika itu pula, ia bisa melihat. Lalu ia pulang ke rumahnya dengan penglihatan yang telah pulih kembali. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.
sumber
Masya Allah! Hanya Lakukan Hal Sepele Ini, Pemuda Itu Mampu Haji Sampai 32 Kali
Saya kenal seorang pria asal mesir yang melakukan ibadah haji 32 tahun yang lalu (ketika masa mudanya). Waktu itu, ia naik kendaraan dengan Sembilan penumpang.
Di kursi tengah ada sepasang suami dan istri. Di belakang mereka ada seorang wanita tua, karena tempat duduk belakang cukup sesak, nenek itu pun merasa tidak nyaman, ditambah lagi tubuhnya sudah renta.
Kemudian pria tersebut mencoba meyakinkan si suami untuk bertukar tempat duduk ke belakang dengan sang nenek tadi. Tapi, dia menolak.
Namun, pria Mesir tersebut terus meyakinkan dia sampai akhirnya si suami tersebut mau. Si suami akhirnya pindah ke kursi belakang dan sang nenek maju ke kursi depan.
Nenek itu pun bisa merasa nyaman dan mampu menyelonjorkan kakinya, dia berkata kepada pria Mesir tersebut:
“Semoga Allah menghajikan engkau setiap tahun.”
Kini, pria tersebut terus melakukan haji sampai sekarang. Saya sudah mengenalnya selama 32 tahun. Dia pun sudah berhaji 32 kali sejak didoakan kala itu.
Dia bercerita terkadang setiap berganti tahun dan musim haji telah dekat, ia tidak memiliki uang bahkan tidak ada niat pergi haji. Namun tanpa diduga, dia diberi amanah memimpin jamaah untuk melakukan haji; berkat doa nenek itu.
Ali berkata, Allah telah menyembunyikan dua hal dalam dua hal. Dia menyembunyikan ridhanya dalam perbuatan baik, sehingga kita tidak tahu mana perbuatan baik yang membuat Allah ridha; dan dia menyembunyikan wali nya di antara hamba-hambanya, sehingga seseorang tidak tahu mana hamba Allah yang juga walinya
Intinya, lakukanlah perbuatan baik dengan ketulusan untuk mengharap ridha Allah. Bisa jadi Anda melakukan perbuatan baik untuk seseorang yang tidak dikenal (padahal ia adalah orang baik) dan Allah mengabulkan doanya.
sumber
Di kursi tengah ada sepasang suami dan istri. Di belakang mereka ada seorang wanita tua, karena tempat duduk belakang cukup sesak, nenek itu pun merasa tidak nyaman, ditambah lagi tubuhnya sudah renta.
Kemudian pria tersebut mencoba meyakinkan si suami untuk bertukar tempat duduk ke belakang dengan sang nenek tadi. Tapi, dia menolak.
Namun, pria Mesir tersebut terus meyakinkan dia sampai akhirnya si suami tersebut mau. Si suami akhirnya pindah ke kursi belakang dan sang nenek maju ke kursi depan.
Nenek itu pun bisa merasa nyaman dan mampu menyelonjorkan kakinya, dia berkata kepada pria Mesir tersebut:
“Semoga Allah menghajikan engkau setiap tahun.”
Kini, pria tersebut terus melakukan haji sampai sekarang. Saya sudah mengenalnya selama 32 tahun. Dia pun sudah berhaji 32 kali sejak didoakan kala itu.
Dia bercerita terkadang setiap berganti tahun dan musim haji telah dekat, ia tidak memiliki uang bahkan tidak ada niat pergi haji. Namun tanpa diduga, dia diberi amanah memimpin jamaah untuk melakukan haji; berkat doa nenek itu.
Ali berkata, Allah telah menyembunyikan dua hal dalam dua hal. Dia menyembunyikan ridhanya dalam perbuatan baik, sehingga kita tidak tahu mana perbuatan baik yang membuat Allah ridha; dan dia menyembunyikan wali nya di antara hamba-hambanya, sehingga seseorang tidak tahu mana hamba Allah yang juga walinya
Intinya, lakukanlah perbuatan baik dengan ketulusan untuk mengharap ridha Allah. Bisa jadi Anda melakukan perbuatan baik untuk seseorang yang tidak dikenal (padahal ia adalah orang baik) dan Allah mengabulkan doanya.
sumber
Saat Sakaratul Maut, Pria Itu Ucapkan 3 Kalimat yang Ternyata Allah Tunjukkan Ini Padanya
Dikisahkan bahwa saat sakaratul maut, Sya’ban Radiyallahu ‘anhu meneriakkan 3 kalimat yang tidak dimengerti maknanya oleh keluarganya. 3 kalimat tersebut berupa rasa penyesalan Sya’ban terhadap apa yang telah diperbuatnya selama hidup.
Penyesalan yang pertama membuatnya berteriak, “Aduuuh kenapa tidak lebih jauh…”
Yakni penyesalan karena jarak rumahnya ke masjid hanya beberapa kilometer saja, sedangkan saat sakaratul maut tersebut ia diperlihatkan oleh Allah ganjaran pahala yang diperolehnya langkah demi langkah menuju masjid, maka ia pun menyesali mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi, agar pahala yang diperolehnya lebih banyak lagi.
Penyesalannya yang kedua membuatnya berseru,” Aduuuh kenapa tidak yang baru…”
Karena menjelang kedatangan ajalnya itu pula, Allah memperlihatkan amalannya yang lain, yakni di waktu angin dingin berhembus. Sya’ban memakai pakaian double, yang ia pakai di dalam adalah satu baju baru, sedangkan sebagai luaran adalah baju lama.
Niat Sya’ban setelah sampai masjid, baju luarannya akan dilepas sehingga ia shalat dengan memakai baju baru. Akan tetapi di tengah perjalanannya ke masjid, ia bertemu seseorang yang tampak sekarat karena kedinginan.
Maka Sya’ban pun membantu memapah orang tersebut dan memakaikan baju luarannya yang sudah usang pada orang itu, sehingga orang yang hampir sekarat itu bisa tertolong.
Rupanya amalan tersebut Allah ganjar surga yang ditampakkanNya pada Sya’ban ketika sakaratul maut. Maka ia amat menyesali mengapa saat itu hanya memberikan pakaian lama, bukan yang baru.
Melihat betapa besarnya ganjaran kenikmatan yang ia peroleh hanya karena memberi pakaian usang, ia berpikir apalagi kalau ia memberi pakaian yang baru.
Dan terakhir adalah penyesalan Sya’ban mengenai sedekahnya kepada seorang pengemis, penyesalan ini membuatnya berseru saat sakaratul maut.
“Aduuuh kenapa tidak semua…”
Karena saat itu ia ingin memakan sebuah roti, tiba-tiba ada seorang pengemis meminta makanan padanya akibat sudah beberapa waktu pengemis tersebut tidak mengisi perutnya sama sekali.
Maka Sya’ban membagi 2 rotinya sama besarnya, untuk disantap olehnya dan oleh pengemis tersebut.
Begitu melihat ganjaran yang diperolehnya atas sedekahnya itu, ia pun menyesal, mengapa tidak memberikan semua roti tersebut pada sang pengemis. Itulah makna teriakkannya saat sakaratul maut tersebut.
Sahabat, bahkan setelah mengetahui ganjaran luar biasa yang didapatnya, seseorang masih bisa menyesali sedekah yang dikeluarkannya, menyesal mengapa ketika hidup hanya mengeluarkan sedekah sedikit saja. Apalagi seseorang yang meninggal tanpa pernah bersedekah.
sumber
Penyesalan yang pertama membuatnya berteriak, “Aduuuh kenapa tidak lebih jauh…”
Yakni penyesalan karena jarak rumahnya ke masjid hanya beberapa kilometer saja, sedangkan saat sakaratul maut tersebut ia diperlihatkan oleh Allah ganjaran pahala yang diperolehnya langkah demi langkah menuju masjid, maka ia pun menyesali mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi, agar pahala yang diperolehnya lebih banyak lagi.
Penyesalannya yang kedua membuatnya berseru,” Aduuuh kenapa tidak yang baru…”
Karena menjelang kedatangan ajalnya itu pula, Allah memperlihatkan amalannya yang lain, yakni di waktu angin dingin berhembus. Sya’ban memakai pakaian double, yang ia pakai di dalam adalah satu baju baru, sedangkan sebagai luaran adalah baju lama.
Niat Sya’ban setelah sampai masjid, baju luarannya akan dilepas sehingga ia shalat dengan memakai baju baru. Akan tetapi di tengah perjalanannya ke masjid, ia bertemu seseorang yang tampak sekarat karena kedinginan.
Maka Sya’ban pun membantu memapah orang tersebut dan memakaikan baju luarannya yang sudah usang pada orang itu, sehingga orang yang hampir sekarat itu bisa tertolong.
Rupanya amalan tersebut Allah ganjar surga yang ditampakkanNya pada Sya’ban ketika sakaratul maut. Maka ia amat menyesali mengapa saat itu hanya memberikan pakaian lama, bukan yang baru.
Melihat betapa besarnya ganjaran kenikmatan yang ia peroleh hanya karena memberi pakaian usang, ia berpikir apalagi kalau ia memberi pakaian yang baru.
Dan terakhir adalah penyesalan Sya’ban mengenai sedekahnya kepada seorang pengemis, penyesalan ini membuatnya berseru saat sakaratul maut.
“Aduuuh kenapa tidak semua…”
Karena saat itu ia ingin memakan sebuah roti, tiba-tiba ada seorang pengemis meminta makanan padanya akibat sudah beberapa waktu pengemis tersebut tidak mengisi perutnya sama sekali.
Maka Sya’ban membagi 2 rotinya sama besarnya, untuk disantap olehnya dan oleh pengemis tersebut.
Begitu melihat ganjaran yang diperolehnya atas sedekahnya itu, ia pun menyesal, mengapa tidak memberikan semua roti tersebut pada sang pengemis. Itulah makna teriakkannya saat sakaratul maut tersebut.
Sahabat, bahkan setelah mengetahui ganjaran luar biasa yang didapatnya, seseorang masih bisa menyesali sedekah yang dikeluarkannya, menyesal mengapa ketika hidup hanya mengeluarkan sedekah sedikit saja. Apalagi seseorang yang meninggal tanpa pernah bersedekah.
sumber
Planet di Luar Galaksi Bima Sakti Terdeteksi
JAKARTA - Khususnya pada awal tahun ini, astronom mendeteksi planet di luar galaksi Bima Sakti yang memiliki massa sekecil Bulan hingga sebesar Jupiter.
Dilansir Sciencealert, menemukan planet asing di luar galaksi Bima Sakti tentu tidak mudah, bahkan di galaksi Bima Sakti sendiri. Akan tetapi, peneliti University of Oklahoma memiliki cara yang disebut dengan 'gravitational microlensing'.
Teknik ini, yang pertama kali diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein, telah digunakan untuk menemukan exoplanet di dalam Bima Sakti, dan itu satu-satunya cara yang diketahui untuk menemukan planet terkecil dan terjauh, ribuan tahun cahaya dari Bumi.
Sebuah planet mengorbit bintang, medan gravitasi sistem dapat membelokkan cahaya bintang yang jauh di belakangnya. Peneliti mengetahui hal ini bila hanya terdapat dua bintang.
Sejauh ini, 53 exoplanet di dalam Bima Sakti telah terdeteksi menggunakan metode ini. Untuk menemukan planet yang lebih jauh, diperlukan sesuatu yang sedikit lebih kuat daripada satu bintang.
Astronom di Universitas Oklahoma Xinyu Dai dan Eduardo Guerras mempelajari quasar 6 miliar tahun cahaya yang disebut RX J1131-1231, salah satu quasar bercahaya gravitasi terbaik di langit.
Medan gravitasi galaksi yang berjarak 3,8 miliar tahun cahaya antara galaksi Bima Sakti dan quasar membelokkan cahaya sedemikian rupa, sehingga menciptakan empat gambar quasar, yang merupakan lubang hitam supermasif aktif yang sangat cerah dalam sinar-X.
Dengan menggunakan data dari observatorium Chandra X-ray milik NASA, para peneliti menemukan bahwa ada pergeseran energi garis yang aneh pada cahaya quasar yang hanya bisa dijelaskan oleh planet-planet di galaksi yang melapisi quasar.
Ternyata ditemukan sekira 2.000 planet tak terikat dengan massa berkisar antara Bulan dan Jupiter, di antara bintang-bintang galaksi.
"Kami sangat gembira dengan penemuan ini. Ini adalah pertama kalinya ada yang menemukan planet di luar galaksi kita," kata Dai.
Peneliti belum melihat planet-planet secara langsung. Namun, mereka bisa mendeteksi yang merupakan bukti luar biasa akan kekuatan microlensing.
Tentu saja, akal sehat akan menentukan bahwa planet ada di luar sana, tetapi dengan bukti ini menunjukkan hal yang baik.
sumber
Dilansir Sciencealert, menemukan planet asing di luar galaksi Bima Sakti tentu tidak mudah, bahkan di galaksi Bima Sakti sendiri. Akan tetapi, peneliti University of Oklahoma memiliki cara yang disebut dengan 'gravitational microlensing'.
Teknik ini, yang pertama kali diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein, telah digunakan untuk menemukan exoplanet di dalam Bima Sakti, dan itu satu-satunya cara yang diketahui untuk menemukan planet terkecil dan terjauh, ribuan tahun cahaya dari Bumi.
Sebuah planet mengorbit bintang, medan gravitasi sistem dapat membelokkan cahaya bintang yang jauh di belakangnya. Peneliti mengetahui hal ini bila hanya terdapat dua bintang.
Sejauh ini, 53 exoplanet di dalam Bima Sakti telah terdeteksi menggunakan metode ini. Untuk menemukan planet yang lebih jauh, diperlukan sesuatu yang sedikit lebih kuat daripada satu bintang.
Astronom di Universitas Oklahoma Xinyu Dai dan Eduardo Guerras mempelajari quasar 6 miliar tahun cahaya yang disebut RX J1131-1231, salah satu quasar bercahaya gravitasi terbaik di langit.
Medan gravitasi galaksi yang berjarak 3,8 miliar tahun cahaya antara galaksi Bima Sakti dan quasar membelokkan cahaya sedemikian rupa, sehingga menciptakan empat gambar quasar, yang merupakan lubang hitam supermasif aktif yang sangat cerah dalam sinar-X.
Dengan menggunakan data dari observatorium Chandra X-ray milik NASA, para peneliti menemukan bahwa ada pergeseran energi garis yang aneh pada cahaya quasar yang hanya bisa dijelaskan oleh planet-planet di galaksi yang melapisi quasar.
Ternyata ditemukan sekira 2.000 planet tak terikat dengan massa berkisar antara Bulan dan Jupiter, di antara bintang-bintang galaksi.
"Kami sangat gembira dengan penemuan ini. Ini adalah pertama kalinya ada yang menemukan planet di luar galaksi kita," kata Dai.
Peneliti belum melihat planet-planet secara langsung. Namun, mereka bisa mendeteksi yang merupakan bukti luar biasa akan kekuatan microlensing.
Tentu saja, akal sehat akan menentukan bahwa planet ada di luar sana, tetapi dengan bukti ini menunjukkan hal yang baik.
sumber
Berikan Lauk Diam-diam Pada Pemuda Yang Cuma Pesan Nasi, Ini Yang Selanjutnya Terjadi
Assipakatau ------ Tak semua mahasiswa yang kuliah di universitas berasal dari keluarga yang mampu. Ada juga beberapa dari mahasiswa tersebut yang berasal dari keluarga yang tidak mampu.
Hanya karena bermerodalkan tekad yang kuat serta keinginan besar untuk maju, mereka pun memberanikan diri kuliah di universitas. Sama seperti kisah seorang mahasiswa miskin berikut ini.
Amir adalah nama mahasiswa itu. Amir hampir setiap pagi mampir di sebuah warung makan sederhana untuk mengganjal perutnya.
Karena ia tak memiliki cukup uang, ia selalu hanya memesan nasi putih ketika hendak makan di warung tersebut. Tak ada pesanan lauk, terkadang pemuda itu menambah kuah sebagai pendamping nasinya.
Begitu selesai makan, biasanya mahasiswa itu kembali akan memesan nasi dan kuah untuk dijadikan bekal makan siangnya di kampus.
Saking seringnya berkunjung di warung makan tersebut, sang pemilik warung pun sampai hafal dengan pesanan Amir setiap harinya. Ia pun mengerti kondisi ekonomi Amir & maklum dengan pesanannya.
Suatu hari karena merasa iba dengan keadaan pemuda itu, si pemilik warung secara diam-diam menaruh sesendok penuh daging cincang di dalam nasi pesanan Amir. Ia juga terkadang menambahkan sebutir telur kecap di dalamnya.
Istri pemilik warung pun paham suaminya bermaksud membantu pemuda itu. Namun ia tak habis pikir, mengapa suaminya tidak meletakkan saja daging itu di atas nasi dan malah menyembunyikannya di dalam nasi.
Rupanya tujuan sang suami menyembunyikan daging tersebut di balik balutan nasi adalah untuk menjaga perasaan si pemuda itu. Ia tak ingin membuat pemuda itu malu.
Setiap kali pemuda itu membuka pesanan makan siangnya, ia selalu meneteskan air mata karena tersentuh dengan kebaikan pemilik warung tersebut. Pemuda itu pun selalu dikejutkan dengan isi dalam nasi pesanannya yang selalu berbeda setiap kali ia makan siang.
Kebiasaan memberikan lauk secara diam-diam pun terus dilakukan pemilik warung hingga pemuda itu sarjana. Sampai akhirnya setelah lulus, pemuda itu tak pernah terlihat lagi sosoknya di warung tersebut.
Dua puluh tahun kemudian, pemilik warung makan sederhana itu mengalami kerugian dan terlilit utang hingga bangunan tempatnya menjual hendak disita dan dibongkar oleh bank. Si pemilik warung dan istrinya pun merasa sangat sedih sebab di hari tuanya mereka akan menjadi pengangguran.
Namun tak disangka tepat di hari pembongkaran, datanglah seorang sosok pria asing dari sebuah perusahaan besar yang datang menemui si pemilik warung.
Pria itu mengabarkan bahwa utang si pemilik warung telah dibayar lunar oleh pemilik perusahaan tempat ia itu bekerja. Sang bos juga meminta si pemilik warung untuk menyediakan makanan di kantin perusahaannya.
Hal itu tentu membuat si pemilik warung bingung dan bertanya-tanya mengapa ia diperlakukan begitu baik oleh si pemilik perusahaan itu. Pria asing itu pun menjelaskan bahwa si pemilik warung telah berjasa besar dalam hidup pimpinanya tersebut. Pria itu berkata,
"Ia sangat suka dengan daging cincang dan telur kecap yang selalu kau sembunyikan di balik pesanan nasinya"
Ternyata orang yang telah membantu pemilik warung tersebut adalah pemuda yang dulu sering ia tolong. Pemuda itu rupanya telah sukses dan memiliki sebuah perusahaan sendiri.
Sahabat UCers, setiap kebaikan yang dilakukan seseorang pasti akan berbuah kebaikan juga untuknya di masa yang akan datang. Semoga kisah di atas dapat memberikan inspirasi kebaikan bagi kita semua.
sumber
Hanya karena bermerodalkan tekad yang kuat serta keinginan besar untuk maju, mereka pun memberanikan diri kuliah di universitas. Sama seperti kisah seorang mahasiswa miskin berikut ini.
Amir adalah nama mahasiswa itu. Amir hampir setiap pagi mampir di sebuah warung makan sederhana untuk mengganjal perutnya.
Karena ia tak memiliki cukup uang, ia selalu hanya memesan nasi putih ketika hendak makan di warung tersebut. Tak ada pesanan lauk, terkadang pemuda itu menambah kuah sebagai pendamping nasinya.
Begitu selesai makan, biasanya mahasiswa itu kembali akan memesan nasi dan kuah untuk dijadikan bekal makan siangnya di kampus.
Saking seringnya berkunjung di warung makan tersebut, sang pemilik warung pun sampai hafal dengan pesanan Amir setiap harinya. Ia pun mengerti kondisi ekonomi Amir & maklum dengan pesanannya.
Suatu hari karena merasa iba dengan keadaan pemuda itu, si pemilik warung secara diam-diam menaruh sesendok penuh daging cincang di dalam nasi pesanan Amir. Ia juga terkadang menambahkan sebutir telur kecap di dalamnya.
Istri pemilik warung pun paham suaminya bermaksud membantu pemuda itu. Namun ia tak habis pikir, mengapa suaminya tidak meletakkan saja daging itu di atas nasi dan malah menyembunyikannya di dalam nasi.
Rupanya tujuan sang suami menyembunyikan daging tersebut di balik balutan nasi adalah untuk menjaga perasaan si pemuda itu. Ia tak ingin membuat pemuda itu malu.
Setiap kali pemuda itu membuka pesanan makan siangnya, ia selalu meneteskan air mata karena tersentuh dengan kebaikan pemilik warung tersebut. Pemuda itu pun selalu dikejutkan dengan isi dalam nasi pesanannya yang selalu berbeda setiap kali ia makan siang.
Kebiasaan memberikan lauk secara diam-diam pun terus dilakukan pemilik warung hingga pemuda itu sarjana. Sampai akhirnya setelah lulus, pemuda itu tak pernah terlihat lagi sosoknya di warung tersebut.
Dua puluh tahun kemudian, pemilik warung makan sederhana itu mengalami kerugian dan terlilit utang hingga bangunan tempatnya menjual hendak disita dan dibongkar oleh bank. Si pemilik warung dan istrinya pun merasa sangat sedih sebab di hari tuanya mereka akan menjadi pengangguran.
Namun tak disangka tepat di hari pembongkaran, datanglah seorang sosok pria asing dari sebuah perusahaan besar yang datang menemui si pemilik warung.
Pria itu mengabarkan bahwa utang si pemilik warung telah dibayar lunar oleh pemilik perusahaan tempat ia itu bekerja. Sang bos juga meminta si pemilik warung untuk menyediakan makanan di kantin perusahaannya.
Hal itu tentu membuat si pemilik warung bingung dan bertanya-tanya mengapa ia diperlakukan begitu baik oleh si pemilik perusahaan itu. Pria asing itu pun menjelaskan bahwa si pemilik warung telah berjasa besar dalam hidup pimpinanya tersebut. Pria itu berkata,
"Ia sangat suka dengan daging cincang dan telur kecap yang selalu kau sembunyikan di balik pesanan nasinya"
Ternyata orang yang telah membantu pemilik warung tersebut adalah pemuda yang dulu sering ia tolong. Pemuda itu rupanya telah sukses dan memiliki sebuah perusahaan sendiri.
Sahabat UCers, setiap kebaikan yang dilakukan seseorang pasti akan berbuah kebaikan juga untuknya di masa yang akan datang. Semoga kisah di atas dapat memberikan inspirasi kebaikan bagi kita semua.
sumber
Banjir Pujian Netizen, Ibu Tega Usir Anak & Menantu Yang Pulang Dari Bulan Madu, Ternyata
Seorang Ibu tega mengusir anak dan menantunya dari rumah. Bukannya mendapat hujatan, aksi mertua itu justru banyak mendapat pujian dari warganet. Loh, kok bisa? ternyata begini kisahnya,
Dilansir dari lama merdeka.com, seorang ibu bernama Anita Martha Hutagalung baru saja menikahkan putranya yang bernama Leonardo Damanik dengan seorang gadis pilihan sang putra bernama Yohana Ranita Gultom.
Setelah menikah, pengantin baru ini memutuskan untuk terbang ke Thailand berbulan madu selamasatu minggu.
Sepulang dari bulan madu, ketika mereka pulang ke rumah ibu sang pengantin pria. Pasangan pengantin baru ini mendapatkan suatu kabar yang mengejutkan.
Sesampainya di rumah, bukannya disambut bahagia oleh sang mertua. Pasangan itu justru diminta untuk mengemasi barang-barangnya dan segera meninggalkan rumah itu.
Keesokan harinya, Leo dan Iyo, sapaan akrab kedua pengantin itu segera melaksanakan permintaan sang ibunda, Anita. Rupanya, terdapat sebuah alasan yang menyentuh yang membuat wanita paruh baya itu memutuskan tindakan yang dapat dikatakan cukup keterlaluan itu.
Anita mengatakan lewat postingan di Facebooknya:
“Bagiku pribadi ,anakku kawin itu untuk “membangun” rumah tangganya. Suami dan Istri. Bukan untuk supaya ada temanku, ramai rumahku. Alasan menikah itu bagiku karena cinta.”
“Anak perempuan orang itu, dirumahnya di manja di sayang, dicukupi kebutuhannya oleh kedua orang tuanya. Bahkan ada yg hidup dengan banyak pelayan dirumahnya. Apa apa tersedia , pokoknya senanglah hidupnya. Lalu dia tinggalkan itu semua demi hidup bersama laki laki yg dicintainya.”
“Menurutku kalau laki-lakinya tidak bisa menyenangkan, membahagiakan istrinya lebih dari , atau setidaknya sama seperti sebelum menikah. Ngapain kau kawini anak gadis orang.”
Ternyata Anita ingin mendidik putranya untuk bertanggungjawab atas pilihannya. Jika ia telah berani memutuskan untuk menikahi gadis impiannya maka ia pun harus berani bertanggungjawab membahagiakan istrinya dengan usahanya sendiri tanpa bantuan oranglain termasuk ibundanya.
Setelah postingan itu viral, ramai netizen yang memuji aksi Anita. Banyak warganet yang merasa salut kepada wanita tua itu, bahkan tak sedikit warganet yang berharap dapat memiliki pemikiran seperti Anita. Beberapa pujian itu diantaranya,
“Gaul bangat ibu mertua begini.. mertua zaman now… bisa gk ya kelak aku begitu..”
“Pemikiran dan mertua yg luar biasa”
“Ini baru pemikiran mertua dan ibu hebat… Salut aq sma ibu ini.. Pemikiran yg cemerlang.. Mantappppppppp mantappppppp”
“Salut, smoga kelak sy bs menajdi ibu yg realistis sperti ini bkn yg dramatis…. Tdk terlalu menuntut kwajiban k ank …..smoga stiap ortu dan ank ank tau hak dan kwajuban masing masing…. Sehinga melakukan hak dsn kwajiban dg ksadaran sndri dan keihklasan bkn krn tuntutan.”
Bagi sahabat UCers sendiri, bagaimana pendapat kalian tentang aksi tak biasa mertua di atas?
sumber
Dilansir dari lama merdeka.com, seorang ibu bernama Anita Martha Hutagalung baru saja menikahkan putranya yang bernama Leonardo Damanik dengan seorang gadis pilihan sang putra bernama Yohana Ranita Gultom.
Setelah menikah, pengantin baru ini memutuskan untuk terbang ke Thailand berbulan madu selamasatu minggu.
Sepulang dari bulan madu, ketika mereka pulang ke rumah ibu sang pengantin pria. Pasangan pengantin baru ini mendapatkan suatu kabar yang mengejutkan.
Sesampainya di rumah, bukannya disambut bahagia oleh sang mertua. Pasangan itu justru diminta untuk mengemasi barang-barangnya dan segera meninggalkan rumah itu.
Keesokan harinya, Leo dan Iyo, sapaan akrab kedua pengantin itu segera melaksanakan permintaan sang ibunda, Anita. Rupanya, terdapat sebuah alasan yang menyentuh yang membuat wanita paruh baya itu memutuskan tindakan yang dapat dikatakan cukup keterlaluan itu.
Anita mengatakan lewat postingan di Facebooknya:
“Bagiku pribadi ,anakku kawin itu untuk “membangun” rumah tangganya. Suami dan Istri. Bukan untuk supaya ada temanku, ramai rumahku. Alasan menikah itu bagiku karena cinta.”
“Anak perempuan orang itu, dirumahnya di manja di sayang, dicukupi kebutuhannya oleh kedua orang tuanya. Bahkan ada yg hidup dengan banyak pelayan dirumahnya. Apa apa tersedia , pokoknya senanglah hidupnya. Lalu dia tinggalkan itu semua demi hidup bersama laki laki yg dicintainya.”
“Menurutku kalau laki-lakinya tidak bisa menyenangkan, membahagiakan istrinya lebih dari , atau setidaknya sama seperti sebelum menikah. Ngapain kau kawini anak gadis orang.”
Ternyata Anita ingin mendidik putranya untuk bertanggungjawab atas pilihannya. Jika ia telah berani memutuskan untuk menikahi gadis impiannya maka ia pun harus berani bertanggungjawab membahagiakan istrinya dengan usahanya sendiri tanpa bantuan oranglain termasuk ibundanya.
Setelah postingan itu viral, ramai netizen yang memuji aksi Anita. Banyak warganet yang merasa salut kepada wanita tua itu, bahkan tak sedikit warganet yang berharap dapat memiliki pemikiran seperti Anita. Beberapa pujian itu diantaranya,
“Gaul bangat ibu mertua begini.. mertua zaman now… bisa gk ya kelak aku begitu..”
“Pemikiran dan mertua yg luar biasa”
“Ini baru pemikiran mertua dan ibu hebat… Salut aq sma ibu ini.. Pemikiran yg cemerlang.. Mantappppppppp mantappppppp”
“Salut, smoga kelak sy bs menajdi ibu yg realistis sperti ini bkn yg dramatis…. Tdk terlalu menuntut kwajiban k ank …..smoga stiap ortu dan ank ank tau hak dan kwajuban masing masing…. Sehinga melakukan hak dsn kwajiban dg ksadaran sndri dan keihklasan bkn krn tuntutan.”
Bagi sahabat UCers sendiri, bagaimana pendapat kalian tentang aksi tak biasa mertua di atas?
sumber
Subscribe to:
Comments (Atom)















